Satria Lembuswana

Inilah beberapa screen capture pada saat diskusi tadi pagi bersama Ramadhan S. Pernyata, kreator game Satria Lembuswana yang menjadikan game sebagai fokus thesis-nya di Institut Teknologi Bandung. Game dengan ide dasar mitologi yang ada benua etam (baca: benua kita), Lembuswana hewan mitologi kerajaan Kutai yang bentuk fisiknya berkepala gajah, bermahkota, bertanduk, bertaji, bersisik naga, bersayap dan bertubuh lembu/singa.

SHARING GAME_Page_01

SHARING GAME_Page_05SHARING GAME_Page_17SHARING GAME_Page_24

SHARING GAME_Page_92

Setiap individu pasti suka bermain, sendiri, berkelompok, di luar ruangan atau bahkan di dalam ruangan dengan console atau bahkan gadget masa kini yang kita kenal dengan smartphone ataupun tablet PC. Melalui permainan tradisional ataupun permainan modern yang mendominasi belakangan ini, tanpa sadar otak dilatih untuk mau berpikir. Seperti kata Kak Ramadhan tadi, “Main game, kita belajar dengan perasaan tidak digurui.”.

Beda ceritanya ketika game sengaja dibuat dengan ide dasar mitologi Lembuswana yang patungnya dapat kita jumpai di beberapa titik, seperti; perbatasan Samarinda – Kutai Kartanegara, Museum Mulawarman, dan Pulau Kumala. Game mampu menjadi pengantar sejarah yang menyenangkan bagi kita. Ia menjadi penyuplai informasi, memperkaya informasi sejarah yang belakangan ini tak banyak lagi dilirik oleh muda-mudi penerus peradaban yang ada.

Talkshow tadi pagi pun sengaja di-inisiasi. Berdurasi sekitar dua jam, talkshow dihadiri oleh pelajar-pelajar SMK berbasis Teknologi Informasi dan Informatika (dari dua sekolah), komunitas pencinta buku, dan perwakilan media dengan tujuan untuk menjaring lebih banyak ide, alur cerita, juga pengembangan dari beragam sisi pada game ini. Melalui talkshow inipun beberapa pengetahuan berpindah tempat dari kreator game kepada audiences-nya tadi.

Inilah game pertama yang dibuat dengan ide dasar mitologi lokal yang ada di Kalimantan Timur. Game yang dimulai dari ide seorang pemuda yang lahir dan tumbuh sebagai Putra Kalimantan Timur. Game yang saat ini masih berada ditahap beta karena masih belum sempurna, masih banyak memerlukan tangan-tangan terampil dan pikiran-pikiran kreatif untuk makin nyaman dimainkannya. Dibutuhkan muda-mudi kreatif dari benua etam sendiri yang mau secara bersama-sama menyatukan visi untuk mengangkat mitologi Lembuswana ini menjadi mendunia, tenar seperti game asal Irlandia, Angry Birds.

Jika kompetensi saya dalam editing video juga pergerakan (animasi) dasar bisa membantu menyelesaikan proses pengembangan game ini. Kenapa tidak? Lantas bagaimana dengan Anda? Tertarik bergabung menyelesaikan pengembangan game pertama dengan mitologi Lembuswana? Silakan hubungi saja kreatornya Ramadhan S. Pernyata ke ramadhan_pernyata@yahoo.com.

Iklan

Posted on 08/23/2013, in Edukasi, Reviews. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. sebagai orng kaltim sy ikut bangga, semoga bisa berkontribusi meskipun hanya sebesar biji sawi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

bayufwiranda

motto: jawablah setiap pertanyaan dengan cepat, singkat, dan tanpa mikir

NetTrain Informatika

It's All About Learning

Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

JASA PERCETAKAN MURAH

Percetakan, Komputer, Desain Grafis, Foto Copy, ATK, Penjilidan Dll Open 24 Jam Nonstop

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Jarakada

Never been jara enough

Akademi Berbagi Bekasi

Berbagi Bikin Happy

nurhasanahdwilestaridotcom

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

Yogi Yaspranika

ayo sukses berjamaah

%d blogger menyukai ini: