Mengubah Paradigma

for BLOG

Tak pernah terbersit dalam cita-cita saya dulu, kalau saya akan terus hilir mudik ke sekolah setiap pekannya. Telah tujuh tahun berlalu, semenjak saya lulus dari bangku sekolah pendidikan setingkat menengah atas berbasis keahlian atau yang dinamai dengan Sekolah Menengah Keahlian saat ini.

Tahun yang berlalu telah menunjukkan konteks yang berbeda dalam keseharian saya hilir mudik ke sekolah setiap pekannya. Dulu saya menjadi pembelajar, kini saya merasakan suka duka berada di posisi sebaliknya. Menjadi seseorang yang membantu memfasilitasi anak-anak seusia remaja menggalami pengetahuan, membentuk kerangka berpikir kreatif dan strukturalnya.

Menjadi teman dan fasilitator belajar (guru) di Sekolah Menengah Keahlian memang bukan impian awal. Namun, mengubah pandangan hidup tentang tentang aktifitas saat ini dengan do what I love and love what I do, membuat perasaan cinta dan peduli itu muncul perlahan.

Tak mudah menjadi seorang fasilitator belajar yang saat ini. Apalagi ketika lingkungan peserta didiknya berlatar belakang ekonomi yang mapan. Mereka lebih mudah untuk asik sendiri dengan gadget yang dimiliki ketimbang memandang ke depan bahkan bersinergi berbagi kepedulian dengan sekitar.

Mengubah paradigma peserta didik dari latar belakang ekonomi yang mapan bahkan berlebihan, saat ini adalah satu lagi “tanjakan” yang harus dilewati bagi saya sendiri ataupun kawan semua yang satu pandangan. Mensimulasi dan meng-create pribadi peserta didik yang mampu memandang hidup dengan “kesiapan” seolah menjadi sebuah keharusan.

Mengapa demikian? Karena angka bukanlah jaminan. Deretan angka bagus yang tersaji ketika semester usai, tidak ada jaminan diraih dengan kemurnian. Tak banyak dari mereka yang memang menyadari bahwa masa sekolah adalah fase latihan mereka untuk siap menghadapi kehidupan yang sebenarnya dibeberapa tahun yang akan datang.

Gemilang tidak akan pernah datang dengan instan. Seberapa pendek pun jalannya, semua butuh dan memiliki proses. Menghargai proseslah yang kini menjadi turning point dalam pembelajaran, karena proses yang dilalui dengan kemurnian tindakan dan kesiapan prilaku akan membawa peserta didik bahkan kita sendiri sebagai fasilitator dalam proses belajar-mengajar mencapai posisi gemilang dalam kehidupan.

Iklan

Posted on 01/28/2013, in Edukasi, LiFE, Opini. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Abdiawipa Rofadaliny

    Dari tulisan kakak saya mengerti bahwa kita harus belajar menerima semua konsekuensi dengan apa yang sedang dan akan kita lakukan 🙂
    Konsisten dengan apa yang kita jalani
    Ada positif dan negatif dibalik semuanya,
    Tiada yang percuma pada akhirnya 🙂
    dan saya beserta teman-teman Teras Multimedia ’08 sangat beruntung bisa mengenal kakak sebagai pembimbing kami dulu ..
    Mengantar kami keberbagai pengalaman menyenangkan dan menantang
    Memberi kami banyak arti sebagai pelajar 🙂

    Terima kasih Wali Kelas Seumur Hidup Kak Indra Raya 🙂

  2. My meeen, mantap artikelnya. fasilitator sekaligus pembelajar sejati, Indonesia beruntung punya anak muda seperti Mas Indra

    • Terimakasih banyak Pak Agus, sayapun beruntung sekali bisa bertemu dan berteman dengan Bapak dimana saya bisa banyak belajar. Di mana saya bisa merasa memiliki mentor (walau baru sekali kita bertemu) dalam proses saya belajar menjadi seseorang yang profesional dalam membagikan pengetahuan saya yang masih “cetek” ini. Terimakasih Pak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

bayufwiranda

motto: jawablah setiap pertanyaan dengan cepat, singkat, dan tanpa mikir

NetTrain Informatika

It's All About Learning

Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

JASA PERCETAKAN MURAH

Percetakan, Komputer, Desain Grafis, Foto Copy, ATK, Penjilidan Dll Open 24 Jam Nonstop

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Jarakada

Never been jara enough

Akademi Berbagi Bekasi

Berbagi Bikin Happy

nurhasanahdwilestaridotcom

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

Yogi Yaspranika

ayo sukses berjamaah

%d blogger menyukai ini: