Tantangan di Tahun Terakhir

DSC02290

Ada banyak “pelita” di sana yang pandai mengkaji dan menganalisa. Mereka dengan beragam latar belakang pendidikanya telah merumuskan bagaimana pola, bagaimana mengukur indeks prestasi anak-anak usia remaja untuk bisa mendapatkan predikat lulus dari lembaga pendidikan tahap demi tahapnya.

Sebagai seseorang yang beberapa jam dalam sepekannya banyak menghabiskan waktu di instansi pendidikan tingkat menengah atas, khususnya pada kejuruan. Suka tidak suka, saya (secara perlahan) harus memunculkan sebuah rasa untuk mencintai keseharian yg dilakukan saat ini walau bukan tujuan utama sejak awal.

Runut peristiwa yang tak diduga beberapa tahun silam, kini membawa saya untuk mau mendalami bagaimana proses berbagi pengetahuan pada sekolah berbasis kejuruan ataupun lebih menjurus pada kompetensi keahlian. Walau sudah cukup lama berlalu, saya masih merasa baru, karena ada banyak hal yang tak dimengerti secara administrasi untuk mengolah materi menjadi “berkelas“ dan menarik untuk terus digali.

Menjadi pelaku di daerah, pelaku yang menyesuaikan bagaimana formula-formula pembelajaran dikonsep di Ibukota, Jakarta memang tak mudah. Ada banyak faktor menurut saya yang bisa menghambat seperti; sarana-prasarana, alur informasi yang jelas, bahkan kemampuan diri sendiri terbatas.

Namun, menjadi seseorang yang tidak belajar dari cerita teman seperjuangan lain ataupun pengalaman adalah sebuah kekeliruan. Sosial media kini pun makin memudahkan jalan untuk belajar, untuk berbagi, dan saling mengevaluasi.

Seperti saat ini, saya belajar untuk mau menghitung, memperkirakan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada proses evaluasi keahlian yang peserta didik lalui tiap tahun. Harus benar terjadi! Sudah sepatutnya menganalisa untuk menyiapkan peserta didik sekolah kejuruan siap menghadapi uji praktik keahlian bukan dengan langsung mengadopsi apa yang terjadi tahun lalu. Melainkan dengan mematangkan pemahaman dan motorik mereka serta melatih pikirannya untuk makin kreatif dan kritis, sehingga apapun rumusan yang dikeluarkan di tahun terakhir mereka di bangku sekolah, rumusan soal itu menjadi tantangan bagi mereka, dapat diselesaikan bukan melalui pembelajaran instan, tapi melalui proses yang telah disinkronisasikan panjang sebagai bekal dalam kehidupan.

Menganalisa sebuah tantangan memang diperlukan. Buat apa menindaklanjuti sebuah analisa yang tingkat realistis terjadinya mustahil. Sementara ada banyak tantangan yang dapat dieksekusi lebih realistis melalui proses yang panjang. Sehingga peserta didik tidak mengalami hantaman tekanan mental yang berlebihan ketika terjadi perubahan total dalam paket soal yang dirumuskan oleh orang-orang terpilih di kementrian.

Seperti apa yang dituturkan oleh seorang Guru yang mengajar sekolah dasar berlevel internasional di Bintaro, Tangsel. “Sekolah itu adalah komunitas yang mengizinkan siapa saja di dalamnya untuk berproses”. Kini saatnya (saya pribadi) untuk tidak menyalahkan, melainkan untuk terus belajar agar peserta didik dan sistem di lembaga terkait pun siap untuk menyelesaikan dengan baik tantangan di tahun terakhir pembelajaran.

Iklan

Posted on 01/16/2013, in Edukasi, Opini. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

bayufwiranda

motto: jawablah setiap pertanyaan dengan cepat, singkat, dan tanpa mikir

NetTrain Informatika

It's All About Learning

Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

JASA PERCETAKAN MURAH

Percetakan, Komputer, Desain Grafis, Foto Copy, ATK, Penjilidan Dll Open 24 Jam Nonstop

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Jarakada

Never been jara enough

Akademi Berbagi Bekasi

Berbagi Bikin Happy

nurhasanahdwilestaridotcom

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

Yogi Yaspranika

ayo sukses berjamaah

%d blogger menyukai ini: