Sekolah Terapkan MOS Edukatif dan Menyenangkan_from cetak.kompas.com

Senin, 13 Juli 2009 | 04:51 WIB

Jakarta, kompas – Pelaksanaan masa orientasi siswa baru yang dimulai hari Senin ini diharapkan jauh dari tindakan kekerasan atau perpeloncoan serta kegiatan-kegiatan yang tidak bernuansa pendidikan.

Sekolah-sekolah mengisi masa orientasi siswa baru dengan beragam kegiatan yang berfokus pada pengenalan lingkungan dan budaya sekolah guna menyiapkan siswa baru mampu beradaptasi dengan sekolah baru mereka.

Pada Sabtu (11/7), siswa baru, khususnya SMP-SMA sederajat di wilayah Jakarta dan sekitarnya, mendapat pengarahan dari pihak sekolah untuk siap memulai tahun ajaran baru 2009/2010 pada pekan ini. Para siswa baru itu akan mengalami masa orientasi siswa (MOS) selama tiga di sekolah dan di luar sekolah di bawah pengawasan guru.

”Pelaksanaan MOS di sekolah menjadi tanggung jawab guru. Keterlibatan siswa senior, seperti OSIS, untuk mendampingi dan mengenalkan kegiatan-kegiatan di sekolah. Cara ini untuk memutus rantai perpeloncoan yang mungkin bisa dilakukan senior kepada yuniornya,” kata Haderani Thalib dari bagian kesiswaan SMAN 28 Jakarta.

Menurut Haderani, sekolah juga sudah menghentikan kebiasaan-kebiasaan yang dinilai tidak berkaitan dengan pendidikan, seperti penggunaan atribut yang aneh-aneh oleh siswa baru.

Seno, siswa baru di SMPN 1 Jakarta, mengatakan, guru-guru di sekolahnya tidak memerintahkan siswa baru menyiapkan atribut-atribut aneh selama MOS. Dari jadwal MOS selama tiga hari pekan ini, kegiatan-kegiatan yang diikuti siswa baru sarat dengan informasi pengenalan lingkungan sekolah dan program ekstrakurikuler yang bisa dipilih siswa sesuai minat dan bakat masing-masing.

”Sepertinya tidak ada yang aneh seperti perpeloncoan begitu. Bahkan, tiap kelas nanti diminta menyiapkan pentas seni. Senang juga jika MOS enggak jadi ajang pamer senior-yunior,” ujar Seno.

Menurut Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Kamaluddin, Minggu (12/7), masa orientasi siswa atau MOS pada SMP, SMA, dan SMK di Provinsi DKI Jakarta akan ikuti total 245.000 siswa baru dan digelar selama tiga hari terhitung sejak Senin (13/7) ini. MOS tidak boleh diisi kegiatan perpeloncoan, kekerasan atau kegiatan yang menimbulkan tekanan fisik dan mental, tetapi haruslah bernuansa edukatif.

”Kegiatan yang diberikan kepada peserta MOS hendaknya yang berkaitan dengan pengenalan budaya dan lingkungan sekolah atau yang mendidik dan menambah wawasan peserta. Sekolah harus menjamin tidak boleh ada kekerasan,” kata Kamaluddin.

Pihak dinas sudah menerima surat edaran dari Departemen Pendidikan Nasional atau Depdiknas tentang MOS. Sekolah juga akan diawasi. ”Selama mengikuti MOS, hendaknya peserta merasa senang, tanpa beban. Dengan demikian, setelah selesai MOS, peserta dapat mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik dan mereka merasa betah karena telah melewati masa adaptasi secara menyenangkan,” kata Kamaluddin. (ELN/CAL)

Iklan

Posted on 07/14/2009, in Reviews. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

bayufwiranda

motto: jawablah setiap pertanyaan dengan cepat, singkat, dan tanpa mikir

NetTrain Informatika

It's All About Learning

Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

JASA PERCETAKAN MURAH

Percetakan, Komputer, Desain Grafis, Foto Copy, ATK, Penjilidan Dll Open 24 Jam Nonstop

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Jarakada

Never been jara enough

Akademi Berbagi Bekasi

Berbagi Bikin Happy

nurhasanahdwilestaridotcom

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

Yogi Yaspranika

ayo sukses berjamaah

%d blogger menyukai ini: