. . . Untitled

Kesempurnaan sebuah awal cerita dimulai ketik kumandang suara syahdu sengaja dikumandangkan membelah hiruk pikuk insan-insan yang bersendawa membanggakan arti sebuah mimpi. Suara itu menciptakan hening nan begitu hikmad. Hening yang mengajak insan tuk siap hadapi dunia fana yang kan terasa begitu nyata.

Perlahan namun pasti bagai detik demi detik yang tak kan pernah mau berhenti, terkecuali bila semua memang harus berakhir dengan segala catatan diri. Pola pikir kan terus menyesuaikan diri. Terus membenahi, menggali arti dari detak jantung yang tak pernah lelah menciptakan dinamika yang akan terus mengukir prasasti.

Kala lelah kadang selalu ada tawa. Kala semangat menggebu kadang selalu ada cerita yang membuat semangat itu tak terbuang percuma. Kala terik mentari dan hujan yang membasahi bumi selalu ada pohon yang tumbuh rapat tuk berlindung diri, dan ketika semua peristiwa indah tersimpan begitu saja, selalu ada do’a yang tertuju pada-Nya.

Ketika sebuah cerita seolah kandas begitu saja oleh dilema pengemban jiwa, jiwa-jiwa itu adalah cerita indah. Kisah nan kental mengisi hari-hari hidup di Bumi. Jiwa-jiwa yang membantu menciptakan karakter diri, membentuk pola, merangkai berjuta serat-serat nadi yang membentuk diri arungi hidup di Bumi.

Ketika pertemuan itu begitu indah, semua tampak begitu lekat di jiwa. Tak ada harapan atau pun tindakan untuk membuat segalanya berakhir percuma. Tak ada sesal, tak pula harus merasa kesal. Hanya harapan dan do’a yang ingin semuanya tetap seperti ini untuk selamanya.

Ketika perubahan-perubahan itu menghampiri. Menjelma menjadi sekumpulan awan-awan hitam yang begitu sesak berada di pikiran. Semangat seolah lenyap, mimpi tak lagi bergelora indah. Berusaha tuk tetap ingat DIA dan menyandarkan diri adalah kunci segalanya, berusaha untuk tetap berda di lingkungan yang tepat karena semua menjadi tanggung jawab pula.

Materi bukanlah segalanya. Materi hanya wujud fisik rasa bahagia itu ada. Ketika kisah tercipta antara manusia, materi seharusnya bukan menjadi penentunya. Saling menjaga, saling mengasihi, saling memberi dan memperingati seharusnya terjadi karena keikhlasan hati. Semua akan tetap indah walau kesederhanaan membungkus segala-nya karena semua bermuara dari PENCIPTA segala kehidupan di dunia.

Iklan

Posted on 04/12/2009, in Opini. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

bayufwiranda

motto: jawablah setiap pertanyaan dengan cepat, singkat, dan tanpa mikir

NetTrain Informatika

It's All About Learning

Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

JASA PERCETAKAN MURAH

Percetakan, Komputer, Desain Grafis, Foto Copy, ATK, Penjilidan Dll Open 24 Jam Nonstop

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Jarakada

Never been jara enough

Akademi Berbagi Bekasi

Berbagi Bikin Happy

nurhasanahdwilestaridotcom

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

Yogi Yaspranika

ayo sukses berjamaah

%d blogger menyukai ini: