Hamas Desak Blokade Israel Segera Dicabut_from cetak.kompas.com

Israel Sebaiknya Tidak Boleh Jaga Pintu Rafah

Sabtu, 31 Januari 2009 | 04:14 WIB

Mustafa Abdul Rahman

Kairo, Kompas – Deputi Kepala Biro Politik Kelompok Pejuang Hamas, Musa Abu Marzuk, Jumat (30/1), menegaskan, Hamas hanya meminta ada gencatan senjata dengan imbalan pencabutan blokade dan pembukaan semua pintu perbatasan, khususnya Gerbang Rafah di Jalur Gaza-Mesir.

”Tidak mungkin ada gencatan senjata total di Gaza tanpa pencabutan blokade. Hamas tak akan mengulang gencatan senjata Israel dan Hamas dengan perantara Mesir yang berlaku sejak 19 Juni hingga 13 Desember 2008. Gencatan senjata yang lalu tidak dis>kern 401m<ertasi pencabutan blokade dan hanya berakhir dengan agresi Israel ke Jalur Gaza,” kata Marzuk kepada stasiun televisi Al-Jazeera.>kern 251m<

Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah George Mitchell, setelah bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Kamis lalu di Ramallah, mengusulkan perlu adanya suatu mekanisme membuka pintu perbatasan untuk memasok semua jenis komoditas legal ke Gaza dengan mengikutsertakan Otoritas Palestina yang dapat mencegah penyelundupan senjata ke Gaza.

Mitchell menyerukan agar ada gencatan senjata yang permanen di Gaza. ”Presiden Barack Obama menegaskan, AS tetap komitmen mewujudkan masa depan lebih baik bagi rakyat Palestina yang ingin mempunyai negara sendiri yang berdaulat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintahan baru AS tetap komit kepada solusi dua negara Israel dan Palestina serta terciptanya suasana perdamaian dan stabilitas. Sementara dari Kairo dilaporkan, dua warga Palestina tewas di rumah sakit Bank Nasional karena cedera berat akibat serangan Israel selama 22 hari. Satu dari dua warga itu adalah Said Abu Sultan berusia 4 tahun.

Terima kesepakatan 2005

Hamas pada prinsipnya telah bersedia menerima kesepakatan tahun 2005 tentang operasi Gerbang Rafah antara Gaza dan Mesir. Hamas hanya minta dapat ikut serta dalam mengoperasikan Gerbang Rafah itu dan petugas Otoritas Palestina yang bertugas di Gerbang Rafah harus berdomisili di Gaza. Marzuk juga menambahkan, Hamas keberatan jika Israel juga diberikan peran dalam mengontrol pintu Rafah. (Reuters/afp/luk)

Iklan

Posted on 01/31/2009, in Reviews. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

bayufwiranda

motto: jawablah setiap pertanyaan dengan cepat, singkat, dan tanpa mikir

NetTrain Informatika

It's All About Learning

Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

JASA PERCETAKAN MURAH

Percetakan, Komputer, Desain Grafis, Foto Copy, ATK, Penjilidan Dll Open 24 Jam Nonstop

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Jarakada

Never been jara enough

Akademi Berbagi Bekasi

Berbagi Bikin Happy

nurhasanahdwilestaridotcom

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

Yogi Yaspranika

ayo sukses berjamaah

%d blogger menyukai ini: