Masyarakat Menunggu Janji Hamas_from cetak.kompas.com

Selasa, 27 Januari 2009 | 00:59 WIB

Pascaagresi Israel selama 22 hari, rakyat Jalur Gaza masih menanti kucuran bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi yang ramai-ramai dijanjikan komunitas internasional. Bahkan, bantuan berupa uang tunai bagi korban agresi Israel yang dijanjikan kelompok pejuang Hamas pun sampai sekarang belum ada.

Abed Rabbo (60) tidak berani protes saat para pejuang Hamas menggunakan tanah dan rumah miliknya sebagai ”benteng” perlindungan Hamas saat menghadapi pasukan Israel. Rabbo juga tidak berkutik ketika pesawat tempur Israel mengebom ”benteng” Hamas itu. Kini Rabbo hanya bisa sabar menanti janji bantuan dari Hamas agar ia dapat segera memperbaiki tempat tinggalnya.

”Mereka berjanji memberi kami bantuan, tetapi sampai sekarang belum ada juga. Hamas bilang mereka menang perang. Menang kok begini,” kata Rabbo sambil duduk di antara reruntuhan rumahnya yang ada di wilayah Jabel al-Kashef, Senin (26/1).

Pemerintahan Hamas di Gaza berjanji akan memberi bantuan uang tunai bagi puluhan ribu penduduk Gaza yang kehilangan rumah atau sanak saudaranya. Namun, satu pekan setelah kedua belah pihak secara sepihak menghentikan serangan, belum ada tanda-tanda kapan bantuan itu akan dikucurkan.

Bukan hanya sekali ini Rabbo dan keluarganya menderita akibat serangan Israel. Rabbo pernah terjebak dalam serangan Israel pada 1967 dan 2003. Daerah tempat tinggal Rabbo, Jabel al-Kashef, selama ini menjadi tempat favorit kelompok pejuang Palestina menembakkan roket rakitan ke Israel. Dari rumah Rabbo, kota Sderot di Israel yang berada di seberang perbatasan mudah terlihat.

Bukan hanya menjadi tempat peluncuran roket, rumah Rabbo juga selama ini dijadikan gudang senjata oleh kelompok pejuang. Bahkan, lantai rumahnya juga digali untuk dijadikan terowongan. Rabbo sekeluarga bukan anggota pejuang. Mereka justru setia pada gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmud Abbas.

Namun, Rabbo tak berkutik ketika anggota pejuang mendatangi rumahnya. Sama tidak berkutiknya untuk menghentikan armada pesawat tempur dan tank Israel. ”Kami tidak berani melawan. Jika melawan, dianggap ada di pihak Israel. Mereka akan tembak kami,” kata Hadi (22), warga Gaza.

Ketidakberdayaan Rabbo dan warga Gaza yang lain membuat mereka pasrah. ”Lebih baik saya tinggal di tenda saja. Kalau nanti ada lagi pesawat dan tank yang datang, saya tinggal merapikan tenda dan membawa pergi,” tutur Rabbo.

Telah dibagikan

Menteri Sosial Hamas Ahmed al-Kurd mengaku, Hamas sudah mengucurkan bantuan bagi warga Gaza dengan membagikan cek kepada setiap korban agresi Israel di daerah-daerah yang paling rusak. Hamas berencana membagikan uang tunai sejumlah 5.200 dollar AS kepada keluarga yang rumahnya hancur dan 1.300 dollar AS untuk setiap anggota keluarga yang tewas. (AFP/LUK)

Iklan

Posted on 01/27/2009, in Reviews. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

bayufwiranda

motto: jawablah setiap pertanyaan dengan cepat, singkat, dan tanpa mikir

NetTrain Informatika

It's All About Learning

Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

JASA PERCETAKAN MURAH

Percetakan, Komputer, Desain Grafis, Foto Copy, ATK, Penjilidan Dll Open 24 Jam Nonstop

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Jarakada

Never been jara enough

Akademi Berbagi Bekasi

Berbagi Bikin Happy

nurhasanahdwilestaridotcom

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

Yogi Yaspranika

ayo sukses berjamaah

%d blogger menyukai ini: