Ketika semua dihendaki untuk bersama

Tak ada yang menduga jika semua akan terjadi seperti ini, semua memang sesuai dengan kehendak Sang Ilahi. Beragam karakter telah dipersatukan dalam satu wadah, menghadirkan beragam pemikiran tentu dengan pendapat yang beragam pula. Pendapat-pendapat yang menghubungkan semua dengan sebuah satu kunci untuk membawa kata siap menuju masa depan.

Walau telah setahun mereka bersama. Namun, semua terasa tak datar saja. Ada saja yang membuat mereka menjadi sangat mempesona tuk dikenang kisahnya. Beragam makna, beragam kesan pula dirasa. Cerita tentang semangat hidup_hidup yang akan menciptakan rasa bangga & bahagia pada diri sendiri hingga orang lain_untuk mampu berarti dengan pendidikan kala ini.

Cerita tentang komunitas yang ingin mengekpresikan diri, cerita tentang semangat untuk terus menggali butir-butir pengetahuan untuk menjadi manusia yang akan membuat perubahan. Hingga cerita yang akan dikenang tentang kenakalan remaja yang biasa terjadi masih berada di bangku sekolah dengan mengenakan seragam putih abu-abu.

Semua akan mampu membuat tersenyum, senyum haru akan makna hidup yang dipelajari melalui mereka yang ingin membuat sesuatu tampak berarti. Senyum bangga akan semangat-semangat oleh bibit edukasi, yang selalu disayangi dengan pupuk yang (mungkin) terbaik agar semua menjadi tanaman penuh manfaat di masa depan. Namun, tak ayal pula ada senyum keraguan oleh kebiasaan yang tak nyaman, nantinya mereka sendiri yang akan menikmatinya. Kenikmatan yang semoga tidak berujung dengan kata “pahit”.

Kenakalan tak selamanya harus dilibas dengan kata-kata kasar, dengan hukuman yang biasanya tak akan menumpulkan tajamnya pisau kenakalan. Semoga mereka dapat mengerti arti dari hidup yang akan terus mengisi lembar-lembar kehidupan hingga tak ada lagi kenakalan yang akan merugikan siapa saja, dengan menatap segalanya sendiri, menjalani, dan memahaminya sendiri dibantu oleh pribadi-pribadi yang harusnya bekorban agar benih-benih ini akan tumbuh sehat menjadi penebar manfaat kala dunia sebagian sudah tak lagi mau mengerti.

Hanya doa yang bisa terucap kala malam menutup hari dengan nyanyian alam yang merdu mendayu-dayu. Harapan agar mereka akan menjadi keluarga kecil yang dapat saling mengingatkan dan mengisi, kala mereka sedang tergabung dalam sebuah sebuah ekosistem kecil di sekolah yang mereka jalani kemarin, hari ini, dan beberapa hari ke depan hingga mereka akhirnya dinyatakan telah “lulus” dari tingkat pendidikan menengah kejuruan, menjadi manusia yang akan memimpin, membawa perubahan agar hidup dapat lebih baik. Amiin.

Iklan

Posted on 11/06/2008, in Edukasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

bayufwiranda

motto: jawablah setiap pertanyaan dengan cepat, singkat, dan tanpa mikir

NetTrain Informatika

It's All About Learning

Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

JASA PERCETAKAN MURAH

Percetakan, Komputer, Desain Grafis, Foto Copy, ATK, Penjilidan Dll Open 24 Jam Nonstop

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Jarakada

Never been jara enough

Akademi Berbagi Bekasi

Berbagi Bikin Happy

nurhasanahdwilestaridotcom

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

Yogi Yaspranika

ayo sukses berjamaah

%d blogger menyukai ini: