Semangat positifnya berhasil masuk ke dalam jiwa
Ia dilahirkan 17 tahun silam. Di salah satu kota yang ada di bagian barat Indonesia, pulau Sumatra, entah di mana lokasi tepatnya serta pada pukul berapa. Hanya informasi tanggal kelahiran yang saya ketahui, yakni pada tanggal 11 Januari 1995. Saya pun hanya bisa berkhayal, mengimajinasikan perasaan bahagia saat rengek tangisan pertamanya meluluhlantahkan hening; antara tegang, takjub, dan rasa syukur yang terbersit di nadi-nadi orangtua-nya.
Kini setelah 17 tahun Ia menepakkan kaki di dunia. Ketika Ia telah memasuki fase peralihan usia remaja menuju dewasa, ketika Ia telah bersiap melangkah meninggalkan jejak di sebuah sekolah. Sang Pencipta menemukan jalan hidup kami melalui sebuah wadah. Berwala dari sebuah wadah yang biasa dimanfaatkan untuk memajang hasil kreasi rangkaian kata-kata oleh sekumpul remaja yang mempelajari desain visual, kemudian mengimplementasikannya dalam bentuk visual jurnalistik apa adanya.
Sebagai seorang remaja yang tumbuh bersama waktu menuju dewasa. Ia Nampak lebih “tua”. Ia matang dalam mencerna, panjang dalam mengeksekusi masalah. Ia problematika, senyumnya bagai pedang tuk buang rasa lelah. Seperti kita, kadang ia merasa tak puas, ada gerutu dalam ucapan, ada amarah dalam canda. Begitulah Ia, sosok yang sederhana namun “kaya”.
Walau Sang Pencipta baru menemukan kami. Semuanya terasa sudah terjadi lama. Bagai ada dinding kaca. Ia mampu menjadi cermin yang selalu melafalkan kata-kata bijak. “Semua indah pada waktunya” telah melekat di dalam dirinya, dan semangat positifnya telah berhasil masuk dalam jiwa saya, membangkitkan lagi nikmat-nya masa-masa menulis yang lama diam terjaga.
Share Ur Opini
Kuartal pertama tahun ini, pelaku industri kreatif dunia beserta teknologi komunikasi mulai menunjukkan taringnya; Apple hadir dengan komputasi mobile-nya The NEW iPad, Corel dengan varian baru CorelDRAW dan familinya X6, Adobe pun tak ketinggalan dengan CreativeCloud dan CS6. Bagaimana selanjutnya..?
Perubahan
Kemarin dan hari ini, harmoni hidup yang akan berpengaruh di kemudian hari bisa jadi kenangan, bisa menjadi sebuah penghargaan, juga dapat menjelma syukur akan perubahan …
Bintang dan Bulan
Benar, siapapun orang yang kita hadapi, bagaimanapun perangainya, pasti ada satu pelajaran (setidaknya) yang bisa dipelajari oleh kita untuk senantiasa berada di jalan yang kita inginkan atau berada di rute kehidupan yang tidak menyimpang.
Ketika kita berhadapan dengan orang yang berperangai tidak menyenangkan untuk dilihat mata atau bahkan untuk didengar oleh telinga, dari contoh itu kita bisa belajar untuk tidak melakukan hal yang sama sehingga kita tidak akan menjadi sama sepertinya. Sebaliknya, ketika kita berhadapan dengan orang yang berperangai indah kala orang menceritakannya, kala banyak orang mengabarkan kebaikannya. Tentunya akan lebih banyak pelajaran yang dapat kita pelajari untuk meninggalkan jejak pada timeline diri kita. Read more…
catatan malam ini
Malam ini, ku diingatkan dan belajar lagi satu hal, tentang indahnya jika selalu bersama-Nya apapun aktifitasnya …
Ketika ku kembali terjaga
Ya Rabb indah malam mu oleh semilir angin dan
nyanyian jangkrik, kini hujan pun membasahi Bumi dimulai dengan rintik. Telah lama ku tak terjaga seperti ini, Ya Rabb terimakasih Kau izinkan ku
menikmati suasana malam seperti ini lagi, untuk ku bercerita dan mengharap Kau mau mendampingiku
meraih visiku dan melangkah selamanya …
3 Tahun bersama ….
Masih melekat di dalam ingatan ku. Saat itu hujan mengguyur cukup deras menciptakan dingin, membuat diri merasa lebih nyaman menarik selimut lebih panjang menutupi tubuh yang tergeletak malas di kamar. Ya hari itu, hari pertama ku mengenal mereka, hari dimana ku menerjang hujan dengan motor menuju sekolah, kedinginan menyapa mereka untuk pertama kalinya. Read more…
Recent Comments